Survey Seismik 3D merupakan kegiatan untuk memperoleh gambaran struktur bawah permukaan melalui pengukuran gelombang seismik. Data yang dihasilkan dapat menjadi bagian dari kajian dan analisis kondisi bawah permukaan untuk mendukung kegiatan eksplorasi.
Karena pelaksanaannya dapat melibatkan wilayah dan berbagai kepentingan, koordinasi dengan pemerintah daerah maupun masyarakat menjadi aspek penting untuk memastikan kegiatan berlangsung tertib, aman, dan bertanggung jawab.
Safaruddin menilai kelancaran pelaksanaan Survey Seismik 3D Kandawulo menunjukkan pentingnya komunikasi dan koordinasi sejak tahap awal antara pemerintah, pelaksana kegiatan, serta pemangku kepentingan lainnya.
Pemerintah daerah, kata dia, memiliki peran dalam memastikan kegiatan strategis yang berlangsung di wilayah Sulawesi Barat tetap memperhatikan kepentingan masyarakat, tata kelola wilayah, serta ketentuan yang berlaku.
Dalam pertemuan tersebut, sinergi Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Sulbar Suhardi Duka bersama Sekprov Sulbar Junda Maulana dengan para pemangku kepentingan juga menjadi bagian dari upaya mendukung pelaksanaan berbagai kegiatan strategis di daerah.
Melalui koordinasi yang terus diperkuat, Pemprov Sulbar berharap kerja sama dengan berbagai pihak dapat memberikan dampak positif bagi pembangunan daerah, sekaligus menjaga kepentingan masyarakat dan keberlanjutan lingkungan.
“Kolaborasi bukan hanya tentang menyelesaikan sebuah kegiatan, tetapi tentang membangun kepercayaan dan memastikan setiap langkah memberikan manfaat bagi semua pihak,” pungkas Safaruddin. (*/wu)











