Namun, menurut Suhardi Duka, peningkatan kualitas generasi muda tidak cukup hanya melalui bantuan pendidikan.
Anak muda juga perlu mendapatkan ruang untuk mengembangkan kreativitas, menghasilkan karya, serta ikut menyelesaikan berbagai persoalan di daerah.
Karena itu, ia mendorong pembangunan Sulbar ke depan tidak hanya berfokus pada infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi. Pemerintah juga perlu menciptakan lingkungan yang memberi kesempatan kepada generasi muda untuk berkembang.
“Kita ingin anak dari keluarga sederhana memperoleh kesempatan untuk maju,” katanya.
Suhardi Duka juga berharap pemuda di enam kabupaten di Sulawesi Barat dapat mengambil bagian dalam pembangunan sesuai dengan potensi masing-masing.
Menurutnya, generasi muda memiliki peran penting dalam perjalanan Sulbar menuju daerah yang lebih maju, adil, tangguh, dan sejahtera.
“22 tahun kita lewati. Masih panjang jalan yang harus kita tempuh, besaran cita-cita yang harus kita wujudkan,” ujarnya.
(*/w)












