“Hari ini kita rapat pemantapan dan saya melihat laporannya progresnya sudah cukup bagus. Insyaallah bisa kita laksanakan dengan baik. Mulai tanggal 16 September sudah ada rangkaian-rangkaian dan sampai hari H juga kita sudah siap semua,” kata Junda.
Dalam rapat tersebut, ia juga memberikan perhatian khusus terhadap pelayanan kepada para tamu undangan yang akan menghadiri rangkaian Hari Jadi Sulbar, terutama para pejuang pembentukan Provinsi Sulawesi Barat.
Junda meminta seluruh panitia mempersiapkan penyambutan dan pelayanan secara baik sebagai bentuk penghargaan kepada para tokoh yang memiliki peran dalam sejarah pembentukan Sulbar.
“Penekanan bahwa persiapkan kegiatan dengan baik, jangan sampai ada yang tertinggal terutamanya dalam menyikapi tamu-tamu undangan. Yang terpenting itu penghargaan pada tamu undangan khususnya para pejuang-pejuang yang akan hadir, kita perlu berikan perhatian khusus,” tegasnya.
Di sisi lain, Junda mengingatkan agar rangkaian peringatan Hari Jadi tidak didominasi kegiatan seremonial. Menurutnya, momentum Hari Jadi juga perlu menjadi ruang untuk membangun suasana kebersamaan dan relaksasi bagi masyarakat maupun seluruh pihak yang terlibat.
“Saya berharap acaranya jangan terlalu banyak seremonialnya sehingga menghabiskan energi, sehingga acara rileksnya itu kurang. Kita butuh hiburan, kita butuh relaksasi dalam kegiatan ini,” tutur Junda Maulana.
(*/w)












