“Sinergi lintas sektor diperlukan untuk mengantisipasi berbagai kebutuhan dan kendala yang mungkin muncul dalam pelaksanaan program di lapangan,” tegas Sofiawati.
Rapat juga membahas penguatan koordinasi antara Satgas MBG tingkat provinsi dan kabupaten agar perencanaan kebutuhan pangan dapat berjalan lebih efektif.
Hadir dalam rapat tersebut Kepala Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Peternakan Sulbar Hamdani Hamdi bersama jajaran serta Koordinator Regional BGN untuk Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Sulbar Firazh Ahmadillah bersama jajaran.
Pemprov Sulbar berharap pelaksanaan MBG tidak hanya mendukung pemenuhan kebutuhan gizi masyarakat, tetapi juga memperkuat rantai pasok dan hilirisasi pangan lokal.
Dengan demikian, program tersebut diharapkan dapat memberikan manfaat bagi penerima MBG sekaligus mendorong produktivitas sektor pangan daerah.
(*/w)












