Gubernur juga menekankan pentingnya UMKM sebagai tulang punggung perekonomian Indonesia. Ia mengingatkan bahwa UMKM membuka lapangan kerja dan memiliki peran vital dalam menjaga keseimbangan ekonomi daerah. “UMKM bukanlah pengusaha kecil, mereka adalah pahlawan ekonomi yang sesungguhnya. Tanpa UMKM, tidak ada transaksi, tidak ada pergerakan ekonomi,” tegasnya.
Pelatihan ini juga bertujuan untuk membantu para pelaku UMKM Sulawesi Barat agar lebih kompetitif dengan mengoptimalkan pemanfaatan AI dalam pemasaran produk serta memperluas akses pembiayaan digital. Gubernur berharap pelatihan ini dapat meningkatkan kapasitas pelaku UMKM dan mendukung pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan.
Kerja sama antara Pemprov Sulbar dan Bank BTN diharapkan dapat mempercepat proses digitalisasi di sektor UMKM, yang pada gilirannya akan memperkuat ekonomi daerah dan menciptakan UMKM yang lebih tangguh dan berdaya saing di era digital. (*/wu)












