Gubernur juga menekankan pentingnya pemahaman Pancasila sebagai proses budaya yang harus ditanamkan kepada setiap generasi, bukan hanya sebagai kewajiban formal. “Ideologi kita adalah Pancasila dan Pancasila yang mempersatukan kita. Kita ingin agar Pancasila diwujudkan dalam program pembangunan untuk mensejahterakan seluruh bangsa Indonesia,” ujar Suhardi Duka.
Meski demikian, ia mengakui kadang muncul pertanyaan publik mengenai siapa yang lebih pancasilais, pemerintah atau rakyat. Gubernur menegaskan bahwa tujuan bersama pemerintah, TNI-Polri, swasta, dan masyarakat adalah memastikan pemahaman terhadap Pancasila lebih bermakna dalam perilaku sehari-hari. (*/wu)












