“Bergeraklah terus Gerakan Pramuka di Sulbar ini. Di tangan organisasi, Kwarda, Kwarcab sampai Kwaran Anda menanamkan nilai-nilai itu,” tegasnya.
Gubernur juga menyampaikan apresiasi kepada para pembina dan pelatih Pramuka yang telah mendedikasikan waktu dan tenaga untuk membina generasi muda.
“Perjuangan saudara sebagai pembina adalah perjuangan yang suci, tanpa lelah, dan akan selalu menjadi amal bakti,” ucapnya.
SDK turut menyampaikan terima kasih kepada pengurus Kwarda Gerakan Pramuka Sulbar serta para bupati di enam kabupaten yang mendukung pembinaan Pramuka di wilayah masing-masing.
Ia menegaskan, penguatan Gerakan Pramuka sejalan dengan visi Panca Daya Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, khususnya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang berkarakter.
“Dengan kuatnya Pramuka, maka Panca Daya yang di dalamnya meningkatkan SDM berkarakter, organisasi Pramuka inilah wadah untuk menciptakan karakter pejuang, karakter anak muda Mandar, karakter muda Indonesia untuk mencapai cita-cita di masa depan,” pungkasnya.
Apel Besar Hari Pramuka ke-65 tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Sulbar Junda Maulana, Ketua Kwarda Pramuka Sulbar Hj. St. Suraida Suhardi, unsur Forkopimda, para bupati selaku Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Mabicab), pengurus Kwarcab, pimpinan instansi vertikal, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), pembina dan pelatih Pramuka, serta undangan lainnya.
(*/w)












