“Penanganan kekeringan membutuhkan koordinasi dan kolaborasi lintas sektor. Karena itu, kita terus membangun sinergi dengan pemerintah kabupaten dan berbagai pihak agar bantuan dapat menjangkau masyarakat yang membutuhkan,” katanya.
Ia menambahkan, BPBD Sulbar terus melakukan koordinasi dalam penanganan dampak kekeringan, termasuk dengan instansi terkait, TNI-Polri, dunia usaha, komunitas, dan masyarakat.
Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk memastikan distribusi bantuan berjalan efektif, sekaligus mempercepat respons apabila kondisi kekeringan meluas ke wilayah lainnya.
Dengan distribusi air bersih melalui jalur laut tersebut, pemerintah berharap kebutuhan dasar masyarakat Kepulauan Balabalakang dapat tetap terpenuhi selama menghadapi kondisi kekeringan.
(*/w)












