“Sesuai arahan Bapak Gubernur, penanganan bencana harus dilakukan secara terkoordinasi dan cepat. Kami terus berkoordinasi intensif dengan BPBD Majene dan Camat Malunda untuk memastikan data teridentifikasi dengan akurat dan kebutuhan mendesak warga segera terpenuhi,” jelas Muhammad Yasir Fattah.
Saat ini BPBD Sulbar telah menginventarisasi sejumlah kebutuhan mendesak warga terdampak di lapangan, di antaranya terpal, selimut, makanan siap saji, dan tenda pengungsian. Pemprov Sulbar memastikan bantuan logistik darurat diprioritaskan guna meringankan beban warga terdampak angin puting beliung di Malunda.
(*/w)












