Gubernur Suhardi Duka juga menekankan pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia dan penguatan lapangan kerja untuk mendukung pembangunan yang inklusif. Pada kesempatan tersebut, program “Menyapa Posyandu” diluncurkan, sebuah inisiatif yang digagas oleh Ketua Tim Penggerak PKK Sulbar untuk meningkatkan akses dan kualitas layanan kesehatan di tingkat desa.
Selain itu, Musrenbang RKPD 2027 juga menyaksikan penyerahan simbolis kerja sama dengan Tsinghua University China, yang berfokus pada peningkatan kapasitas digital bagi aparat pemerintahan dan masyarakat Sulbar.
Dengan adanya kesepakatan ini, Pemprov Sulbar berharap dapat mendorong pembangunan yang berkelanjutan, memperkuat perekonomian daerah, dan memperbaiki kualitas hidup masyarakat Sulawesi Barat. (*/wu)












