PASANGKAYU, Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, menegaskan bahwa sektor perkebunan kelapa sawit merupakan komoditas strategis yang memiliki peran fundamental dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat, terutama di wilayah yang bergantung pada sektor perkebunan. Hal tersebut disampaikan Gubernur Duka dalam kegiatan buka puasa bersama Pemerintah Kabupaten Pasangkayu di Rumah Jabatan Bupati Pasangkayu, pada Minggu, 22/2/2026.
“Sawit merupakan komoditas yang sangat penting bagi ekonomi daerah kita. Di Kabupaten Pasangkayu, sekitar 80 persen komoditas ekonominya berasal dari sawit,” ujar Gubernur Duka, menekankan pentingnya sektor ini bagi masyarakat.
Namun, Gubernur Duka juga menyoroti pentingnya penegakan hukum dalam sektor perkebunan sawit. Ia mengungkapkan bahwa Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) telah mengambil alih sekitar 829 hektare lahan sawit milik perusahaan yang berada di dalam kawasan hutan. Langkah ini menjadi bukti bahwa pemerintah semakin tegas dalam memastikan kepatuhan hukum di sektor ini.
“Itu artinya bahwa tidak ada lagi yang merasa kebal hukum hanya karena mereka kaya atau dekat dengan kekuasaan. Sekarang, yang kuat adalah hukum,” tegas Gubernur Duka.










