HEADLINEPemerintahan

Diskominfo Sulbar Ajak Warga Saring Informasi di Tengah Banjir Hoaks

×

Diskominfo Sulbar Ajak Warga Saring Informasi di Tengah Banjir Hoaks

Sebarkan artikel ini

Mamuju – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat melalui Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian, dan Statistik (Diskominfo) terus menggalakkan literasi digital sebagai langkah strategis menghadapi maraknya penyebaran hoaks di ruang digital, khususnya media sosial.

Langkah tersebut merupakan tindak lanjut arahan Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka bersama Wakil Gubernur Salim S Mengga yang menempatkan literasi digital sebagai salah satu pilar penting dalam pembangunan sumber daya manusia di Sulawesi Barat. Di tengah derasnya arus informasi dan percepatan transformasi digital, kemampuan masyarakat dalam memilah dan memverifikasi informasi dinilai semakin krusial.

BACA JUGA:  Perkuat Ekonomi Pesisir, DKP Sulbar Gelar Rakor Program dan Kegiatan 2026

Kepala Diskominfo Sulbar, Ridwan Djafar, mengungkapkan bahwa kondisi ruang digital saat ini tidak hanya dipenuhi informasi menyesatkan, tetapi juga marak penipuan, ujaran kebencian, hingga berbagai bentuk kejahatan siber yang menyebar dengan cepat dan luas.

Olehnya itu, Ridwan menekankan pentingnya membangun kebiasaan baru dalam mengonsumsi informasi. Setiap informasi yang diterima, kata dia, seharusnya diverifikasi terlebih dahulu dengan memastikan sumbernya jelas dan kredibel sebelum dibagikan kembali ke ruang publik digital.

BACA JUGA:  Percepat Pengembangan Bandara Tampa Padang, Pemprov Sulbar Fokus Tuntaskan Hibah Lahan

Menurutnya, besarnya pengaruh media sosial membuat penyebaran informasi sulit sepenuhnya dibendung. Karena itu, pendekatan paling realistis adalah mencerdaskan pengguna agar mampu menyaring informasi secara mandiri.
“Literasi digital bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan agar masyarakat tidak mudah terjebak hoaks,” ujar Ridwan, Rabu (21/1/2026).

Ridwan juga menyinggung keterbatasan kewenangan pemerintah daerah dalam memblokir situs bermasalah, termasuk judi online, yang menjadi ranah pemerintah pusat. Meski demikian, Diskominfo Sulbar terus mendorong kolaborasi dengan pemerintah kabupaten untuk memperluas edukasi literasi digital hingga ke tingkat paling bawah.

BACA JUGA:  Sinergi Pusat dan Daerah, Perkimtanhub Sulbar Dorong Hunian Layak dan Terjangkau

“Melawan hoaks adalah tanggung jawab bersama. Pemerintah, komunitas, hingga individu harus mengambil peran agar ruang digital tidak terus diracuni informasi palsu. Prinsipnya, saring sebelum sharing,” pungkasnya (*/wu)