“Masyarakat Kalumpang sangat bangga atas kehadiran Bapak Wapres. Namun di balik kebahagiaan ini, akses jalan ke Kalumpang dan desa-desa sekitarnya masih butuh perhatian besar. Dengan keterbatasan anggaran provinsi yang hanya mampu membangun 2-3 km/tahun, kami sangat berharap bantuan Bapak Wapres agar penuntasan jalan ini tidak memakan waktu lama,” tegas Suhardi Duka.
Suhardi Duka menambahkan bahwa Kalumpang merupakan wilayah adat dengan akar peradaban tua serta masyarakat yang amat toleran. Oleh karena itu, percepatan pembangunan sarana-prasarana dasar di kawasan ini menjadi bentuk keadilan pembangunan yang sangat dinantikan oleh warga Sulawesi Barat.
(*/w)












