Selama Ramadhan, masyarakat dapat memanfaatkan berbagai fasilitas yang tersedia, seperti layanan baca di tempat, peminjaman koleksi, akses internet, serta kelas bimbingan pemustaka. Diharapkan, dengan perpustakaan yang tetap buka setiap hari, masyarakat Sulbar dapat terus produktif dan menjadikan Ramadhan sebagai momentum untuk meningkatkan minat baca dan memperluas wawasan.
Perpusip Sulbar juga mendorong transformasi perpustakaan berbasis inklusi sosial, yang sejalan dengan upaya pemerintah dalam menciptakan masyarakat yang lebih cerdas dan berdaya saing. (*/wu)












