Mamuju – Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Pertanahan, dan Perhubungan (Perkimtanhub) Provinsi Sulawesi Barat menegaskan komitmennya dalam mendukung Program Nasional 3 Juta Rumah serta Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) Tahun 2026–2027. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan Coffee Morning bertema Isu Strategis di Bidang Perumahan di Provinsi Sulawesi Barat, yang digelar di Sakker Perumahan Sulbar, Kamis (5/2/2026).
Kegiatan ini menjadi forum dialog dan penguatan sinergi antar pemangku kepentingan guna mempercepat pemenuhan kebutuhan hunian layak dan terjangkau bagi masyarakat Sulawesi Barat, sejalan dengan Asta Cita Presiden dalam pembangunan sektor perumahan.
Kepala Dinas Perkimtanhub Sulbar, Maddareski Salati, menyampaikan bahwa coffee morning ini menjadi momentum penting untuk menyatukan persepsi dan langkah strategis seluruh pihak terkait dalam percepatan program perumahan di daerah.
“Forum ini menjadi ruang penting untuk menyamakan persepsi dan memperkuat kolaborasi agar program perumahan di Sulbar dapat direalisasikan lebih cepat dan tepat sasaran,” ujar Maddareski.
Ia menjelaskan, program perumahan yang dikembangkan tidak hanya berfokus pada pembangunan rumah baru, tetapi juga diarahkan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh. Fokus tersebut meliputi penanganan rumah tidak layak huni, pengurangan kawasan permukiman kumuh, peningkatan pendapatan masyarakat, serta penurunan angka kemiskinan.
Selain itu, Perkimtanhub Sulbar juga memprioritaskan penguatan infrastruktur perumahan guna menurunkan risiko bencana, termasuk penyediaan dan rehabilitasi rumah bagi masyarakat terdampak bencana.
Maddareski menegaskan bahwa Program 3 Juta Rumah bukan sekadar target angka, melainkan amanah untuk memastikan masyarakat memiliki hunian yang layak, terjangkau, dan berkelanjutan.
“Program ini membutuhkan kolaborasi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, pengembang, lembaga keuangan, dan masyarakat. Tanpa sinergi, target besar ini tidak akan tercapai,” tegasnya.
Melalui penguatan kolaborasi lintas sektor, Dinas Perkimtanhub Sulbar optimistis percepatan program perumahan dapat memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kualitas hidup masyarakat, terutama kelompok rentan dan masyarakat berpenghasilan rendah di Sulawesi Barat. (*/wu)












