Diskusi teknis juga mencakup strategi peningkatan PAD dengan pemanfaatan sektor tersebut, mekanisme perhitungan dan penetapan besaran pajak, serta kolaborasi lintas sektor. Diharapkan kerja sama ini bisa memperkuat pengelolaan pajak dan membuka peluang kerja sama di bidang pertanian dan energi antara Sulbar dan Kaltim.
Kegiatan ini juga diikuti oleh Kepala Perangkat Daerah Kaltim secara daring dan diharapkan dapat menjadi referensi dalam pengelolaan Pajak Air Permukaan di daerah mereka. Kunjungan ini menegaskan posisi Sulbar sebagai daerah yang adaptif dan progresif dalam menggali potensi pendapatan daerah.
Dengan semangat kolaborasi dan berbagi praktik terbaik, Pemprov Sulbar berharap dapat memperkuat kemandirian fiskal daerah serta mendorong pembangunan berkelanjutan di kedua provinsi. (*/wu)












