PemerintahanSULAWESI BARAT

Transformasi Digital Berlanjut, Dinas Perkebunan Sulbar Evaluasi Implementasi SPBE

×

Transformasi Digital Berlanjut, Dinas Perkebunan Sulbar Evaluasi Implementasi SPBE

Sebarkan artikel ini
Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus memperkuat penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sebagai upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel.

Mamuju – Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat terus memperkuat penerapan Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE) sebagai upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan yang efektif, efisien, transparan, dan akuntabel. Sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan tersebut, Dinas Perkebunan Provinsi Sulawesi Barat melaksanakan evaluasi sekaligus penyusunan rencana kerja Tim SPBE perangkat daerah.

Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin, 19 Januari 2026, bertempat di Ruang Rapat Dinas Perkebunan Sulbar, dan dipimpin langsung oleh Kepala Dinas Perkebunan Sulbar, Muh. Faizal Thamrin.

BACA JUGA:  Perkuat Konektivitas Udara, Pemprov Sulbar Siapkan Skema Subsidi Rute Mamuju–Jakarta

Penguatan SPBE dinilai sebagai langkah strategis dalam mendukung transformasi digital di lingkungan pemerintahan daerah, sejalan dengan visi dan misi Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, khususnya dalam memperkuat tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel serta mewujudkan pelayanan dasar yang berkualitas.

Dalam arahannya, Faizal Thamrin menegaskan komitmen Dinas Perkebunan Sulbar untuk terus menyesuaikan kebijakan dan tata kelola SPBE dengan regulasi Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat, sekaligus memenuhi seluruh indikator penilaian SPBE yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.

BACA JUGA:  Promosikan Potensi Unggulan Daerah, DPMPTSP Sulbar Distribusikan Buku Top Investment 2025

“Dengan pemenuhan indikator tersebut, diharapkan indeks SPBE Dinas Perkebunan Sulbar dapat meningkat dari tahun ke tahun,” ujar Faizal Thamrin.

Melalui penguatan implementasi SPBE ini, Dinas Perkebunan Sulbar optimistis mampu membangun birokrasi yang modern dan adaptif terhadap perkembangan teknologi, serta menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, mudah, dan transparan bagi masyarakat. (*/wu)

BACA JUGA:  Percepat Pengentasan Kemiskinan, Pemprov Sulbar Bahas Konsep Proposal CSR