Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Sulsel, Jayadi Nas, dalam keterangannya menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari solusi alternatif di tengah meningkatnya angka pemutusan hubungan kerja (PHK) di beberapa perusahaan nasional.
“Kami melihat kolaborasi seperti ini sangat penting untuk membangun daya tahan UMKM di tengah dinamika ekonomi. Pelatihan ini adalah bentuk nyata dari sinergi pemerintah dalam mendukung sektor informal yang terus tumbuh,” katanya.
Turut hadir dalam kegiatan ini Kepala UPT BPK Disnakertrans Provinsi Sulsel Zulkifli, Koordinator SPI PKK Sulsel Raodah, serta anggota Pokja II TP PKK Sulsel.

Kegiatan ini sekaligus menjadi langkah strategis dalam mendukung visi dan misi Gubernur Sulawesi Selatan untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis potensi lokal.










