MAMUJU, Provinsi Sulawesi Barat memperoleh kuota 400 Sertifikat Kompetensi Kerja (SKK) kualifikasi ahli Tahun Anggaran 2026 untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) jasa konstruksi. Informasi tersebut disampaikan dalam koordinasi bersama Balai Jasa Konstruksi Wilayah VI Makassar Kementerian PUPR pada workshop OPD dan balai teknis se-Sulawesi.
Kuota ini menjadi peluang strategis bagi tenaga konstruksi di Sulbar untuk meningkatkan kompetensi dan legalitas profesinya. Dengan sertifikasi keahlian, tenaga konstruksi diharapkan mampu memenuhi standar nasional serta memperkuat daya saing sektor jasa konstruksi daerah.
Kepala Dinas PUPR Provinsi Sulawesi Barat, Surya Yuliawan Sarifuddin, mengatakan alokasi 400 SKK ahli merupakan bentuk komitmen pemerintah dalam memperkuat profesionalisme tenaga konstruksi daerah.
“Peningkatan kualitas SDM adalah kunci utama mewujudkan konstruksi yang berkualitas. Dengan 400 kuota SKK kualifikasi ahli, kita berharap tenaga ahli di Sulbar semakin kompeten dan mampu menjawab tantangan pembangunan ke depan,” ujarnya, Jumat (13/2/2026).
Selain SKK ahli, Dinas PUPR Sulbar bersama Balai Jasa Konstruksi Wilayah VI juga akan melaksanakan peningkatan kompetensi lanjutan berupa sertifikasi instruktur tenaga konstruksi serta asesor sertifikasi jabatan kerja konstruksi. Langkah ini bertujuan memperkuat sistem pembinaan sekaligus mendorong kemandirian proses sertifikasi di daerah.
Pejabat Fungsional Pembina Jasa Konstruksi, Firman Juang Mallarangeng, menjelaskan kuota asesor dan instruktur akan didistribusikan merata di enam kabupaten di Sulawesi Barat.
“Kami akan membagi kuota asesor dan instruktur untuk disertifikasi di enam kabupaten. Harapannya, seluruh kabupaten dapat maju dan mandiri dalam melaksanakan proses sertifikasi ke depan tanpa selalu bergantung pada daerah lain,” jelasnya.
Penguatan tenaga ahli, instruktur, dan asesor diharapkan membentuk ekosistem jasa konstruksi yang profesional, berkualitas, serta berdaya saing tinggi, sekaligus mendukung agenda pembangunan menuju Indonesia Emas 2045. (*/wu)












