SULAWESI BARAT

Sulbar Optimis Tahan Inflasi di Bawah 2,5 Persen, Gubernur Minta Penambahan Kuota BBM

×

Sulbar Optimis Tahan Inflasi di Bawah 2,5 Persen, Gubernur Minta Penambahan Kuota BBM

Sebarkan artikel ini
Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulbar untuk menjaga inflasi tetap terkendali di bawah 2,5 persen. Hal tersebut diungkapkannya usai mengikuti rapat high-level meeting (HLM) pengendalian inflasi di Mamuju, Selasa (10/3/2026).

Mengenai komoditas bawang, Gubernur menyebutkan bahwa harga dan produksi bawang di Sulbar sudah relatif terkendali. Pemprov Sulbar juga memperketat pengawasan distribusi barang kebutuhan pokok untuk memastikan pasokan tetap lancar menjelang Idul fitri.

“Kita pastikan distribusi dipantau semua. Semua alat disiapkan. Kalau ada distribusi yang putus, saya beri waktu enam jam untuk diselesaikan. Kalau lewat enam jam, TPP-nya saya potong,” tegas Suhardi Duka.

BACA JUGA:  Layanan Kesehatan Siaga, 98 Puskesmas dan 16 RS Siap Hadapi Arus Mudik Idul Fitri 2026

Selain itu, Gubernur juga meminta penambahan kuota bahan bakar minyak (BBM) untuk Sulbar, karena pasokan yang ada saat ini dinilai masih belum mencukupi kebutuhan masyarakat.

“Jatah BBM yang diberikan masih belum cukup. Kita minta Sulawesi Barat ditambah kapasitas dan jumlah BBM-nya,” ujar Suhardi Duka, berharap bahwa langkah-langkah ini akan memastikan inflasi Sulbar tetap terjaga dengan baik.

BACA JUGA:  Gubernur Suhardi Duka Lantik 126 Pejabat Eselon III, 28 Fungsional, dan Satu Asisten di Pemprov Sulbar

Dengan berbagai langkah pengawasan dan penanganan yang telah diambil, Pemprov Sulbar optimis dapat menjaga inflasi di bawah 2,5 persen, sesuai dengan target yang telah ditetapkan. (*/wu)