“Penghargaan ini menjadi bukti bahwa pemerintah hadir untuk memastikan tidak ada warga yang kesulitan mengakses layanan kesehatan hanya karena persoalan biaya,” ujar Suhardi Duka.
Keberhasilan mempertahankan status UHC mencerminkan konsistensi Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam mengalokasikan anggaran sektor kesehatan secara berkelanjutan. Selain itu, berbagai inovasi terus dilakukan, termasuk percepatan pendaftaran Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) hingga menjangkau wilayah terpencil, sehingga hampir seluruh masyarakat Sulbar kini telah memiliki perlindungan kesehatan yang setara.
Meski demikian, Gubernur menegaskan bahwa tantangan ke depan masih membutuhkan perhatian serius. Pemerintah daerah akan fokus pada peningkatan kualitas fasilitas kesehatan serta penyederhanaan sistem rujukan agar manfaat JKN dapat dirasakan secara optimal oleh seluruh lapisan masyarakat Sulbar. (*/wu)












