Selama TC, peserta akan mendapatkan pelatihan langsung dari para pemateri berkompeten, di antaranya Hasan Basri, juara Tilawah Internasional Arab Saudi tahun 1992, dan Ustadz Safruddin, juara 1 Tilawah kategori cacat netra. Peserta juga mendapat pembinaan mental dan teknik pengelolaan diri untuk menghadapi rasa gugup dan demam panggung.
Setelah mengikuti TC, para kafilah Sulbar dijadwalkan akan berangkat ke Kendari pada 10 Oktober 2025. Sukri Mondang menegaskan, meski tidak dibebani target juara, para peserta diharapkan dapat tampil maksimal membawa nama baik daerah.
“Kita tidak membebani dengan target, yang penting anak-anak kita tampil maksimal dan membanggakan Sulawesi Barat,” ujarnya.
Plt. Kepala Biro Pemkesra Setda Sulbar, Murdanil, menambahkan bahwa pelaksanaan TC merupakan bentuk nyata dukungan dan perhatian pemerintah daerah terhadap peningkatan prestasi kafilah Sulbar di tingkat nasional.
“Kami ingin peserta tampil dengan penuh percaya diri, membawa semangat juara, dan menjadi teladan generasi Qur’ani Sulawesi Barat,” kata Murdanil.
Dengan semangat pembinaan ini, kafilah STQHN XXVIII Provinsi Sulbar diharapkan mampu memberikan penampilan terbaik dan mengharumkan nama daerah di panggung nasional. (*/wu)












