Selain itu, Gubernur menyoroti pentingnya mitigasi bencana yang menjadi salah satu faktor penghambat capaian indikator pembangunan daerah. Ia optimis jika mitigasi bencana diperbaiki dan investasi meningkat, Sulawesi Barat dapat meningkatkan indikator pembangunan dari 91 persen menuju 95 hingga 100 persen.
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur mengingatkan bahwa penyusunan target kinerja harus realistis dan menantang. “Jangan membuat target rendah hanya untuk mempermudah pencapaian. Target harus menantang agar kinerja pemerintah meningkat,” jelasnya.
Pemprov Sulbar menargetkan pertumbuhan ekonomi 6,20 persen pada 2027 dan penurunan angka kemiskinan sekitar 1 persen per tahun. Pemerintah juga menargetkan tingkat pengangguran terbuka berada pada kisaran 2,2 hingga 2,13 persen.
Gubernur Suhardi Duka menegaskan bahwa pencapaian target tersebut sangat bergantung pada peningkatan investasi yang akan membuka lebih banyak lapangan kerja dan mengurangi angka pengangguran di daerah, pungkasnya. (*/wu)












