“Langkah ini sebagai upaya preventif untuk meminimalisir potensi gangguan atau ancaman yang mungkin terjadi selama tahapan Pilkada berlangsung,” ucapnya.
Lanjut Aipda Idris, personil kepolisian akan terus bersinergi dengan KPU serta instansi terkait lainnya untuk memastikan setiap proses berjalan sesuai dengan peraturan dan tetap kondusif.
“Kami harapkan partisipasi masyarakat untuk bersama-sama menjaga ketertiban serta mengikuti aturan dalam proses Pilkada ini, demi terciptanya suasana damai dan aman,” harapnya.
“Dengan pengamanan ini diharapkan seluruh proses Pilkada dapat berjalan lancar, aman, dan transparan, sehingga menciptakan hasil yang kredibel sesuai harapan masyarakat Mamuju,” ucapnya. (*)












