“Perencanaan yang baik menjadi kunci agar kegiatan keagamaan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi juga memperkuat nilai toleransi dan harmoni sosial di masyarakat,” ujar Murdanil.
Perencanaan kegiatan keagamaan ini juga diselaraskan dengan Panca Daya Pembangunan Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat di bawah kepemimpinan Gubernur Suhardi Duka dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga, khususnya dalam penguatan nilai religius, harmonisasi kehidupan sosial, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.
Melalui rapat ini, diharapkan seluruh agenda Hari-Hari Besar Keagamaan Tahun 2026 dapat terselenggara secara terencana, berkelanjutan, dan sejalan dengan visi Sulawesi Barat Maju dan Sejahtera. (*/wu)












