Mamuju, Biro Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Pemkesra) Setda Provinsi Sulawesi Barat menggelar rapat koordinasi membahas rencana kerja sama antara Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Daerah Republik Indonesia, Selasa (10/2/2026).
Rapat yang berlangsung di Ruang Rapat Biro Pemkesra Setda Sulbar tersebut dipimpin oleh Kepala Bagian Pemerintahan Biro Pemkesra, Muh. Dhany Sadry, sebagai upaya menyinkronkan program dan memperkuat kolaborasi lintas sektor dalam mendukung pembangunan kependudukan serta peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Sulawesi Barat.
Dalam rapat tersebut, dibahas sejumlah fokus utama, di antaranya penguatan data kependudukan, penanganan stunting, peningkatan kualitas keluarga, serta penguatan intervensi program berbasis wilayah agar lebih tepat sasaran sesuai kebutuhan masyarakat.
Muh. Dhany Sadry menegaskan pentingnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah guna memastikan seluruh program yang dijalankan berjalan selaras dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat Sulawesi Barat.
“Kerja sama ini diharapkan mampu memperkuat integrasi kebijakan pusat dan daerah, sehingga program pembangunan kependudukan dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, Biro Pemkesra sebagai leading sektor akan mengoordinasikan perangkat daerah terkait agar proses perencanaan hingga pelaksanaan kerja sama dapat berjalan optimal, terukur, dan berkelanjutan.
Sementara itu, Kepala Biro Pemkesra Setda Provinsi Sulawesi Barat, Murdanil, menyampaikan bahwa rencana kerja sama tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat dalam mendukung visi pembangunan daerah yang berkelanjutan.
“Program ini selaras dengan semangat Pancadaya Gubernur Sulbar, khususnya dalam penguatan daya manusia dan daya keluarga sebagai fondasi pembangunan daerah. Sinergi dengan kementerian menjadi langkah strategis untuk mempercepat pencapaian target pembangunan,” jelasnya.
Melalui rapat ini, diharapkan terbangun komitmen bersama dalam penyusunan nota kesepahaman serta rencana aksi konkret guna mendorong peningkatan kesejahteraan masyarakat Sulawesi Barat secara berkelanjutan. (*/wu)












