Ia menambahkan bahwa pemerintah memberikan subsidi harga pada berbagai komoditas pangan agar masyarakat dapat membeli kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
“Harga yang sebelumnya Rp60 ribu, kita jual sekitar Rp50 ribu bahkan di bawahnya. Beberapa komoditas kita turunkan hingga 20 sampai 30 persen untuk meringankan beban masyarakat,” jelasnya.
Gubernur berharap program pasar murah ini dapat menjaga daya beli masyarakat, menstabilkan harga bahan pokok, serta memastikan kebutuhan pangan tetap tersedia dengan harga yang terjangkau selama Ramadan 1447 Hijriah.
Dengan adanya pasar murah ini, diharapkan warga Mamuju dan sekitarnya dapat lebih mudah memenuhi kebutuhan pangan selama bulan suci Ramadan tanpa terbebani dengan harga yang melonjak tinggi. (*/wu)












