Menurut Yudi, kestabilan jaringan menjadi faktor penting dalam pelayanan kesehatan, terutama ketika tenaga medis harus menginput dan mengakses data pasien secara real-time.
Selain menyampaikan apresiasi, pihak puskesmas juga meminta agar dilakukan reset kata sandi jaringan untuk memastikan penggunaan lebih optimal dan terkontrol.
Kepala Dinas KominfoSS Sulbar, Ridwan Djafar, mengucapkan terima kasih atas masukan dari Puskesmas Hinua. Ia menjelaskan bahwa program Sulbar Digital merupakan bagian dari komitmen Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, dalam memperluas akses internet untuk mendukung transformasi digital di sektor pendidikan, kesehatan, dan pelayanan publik hingga ke wilayah kecamatan dan desa.
Dengan dukungan jaringan yang stabil dan dimanfaatkan secara tepat guna, diharapkan kualitas pelayanan kesehatan di wilayah Bonehau semakin meningkat, serta memberi kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses layanan medis yang lebih cepat dan efisien.
(*/wu)












