Menanggapi permasalahan tersebut, pemerintah berkomitmen memberikan bantuan benih padi sesuai dengan luas lahan yang terdampak. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan beban petani serta mempercepat proses pemulihan produksi pertanian di Desa Buku.
“Kami akan mengupayakan bantuan benih agar petani dapat segera kembali menanam dan memulihkan produksi. Pemerintah hadir untuk memastikan petani tetap dapat berproduksi meskipun menghadapi kendala,” ujar Titiek Anas.
Melalui kunjungan ini, diharapkan terjalin koordinasi yang lebih baik antara pemerintah daerah, penyuluh pertanian, dan kelompok tani dalam mengatasi berbagai permasalahan di sektor pertanian. Selain bantuan benih, perhatian terhadap aspek teknis seperti ketersediaan alat pertanian dan pengelolaan sistem irigasi juga menjadi faktor penting dalam mendukung keberlanjutan produksi pangan.
Dengan adanya dukungan pemerintah dan sinergi semua pihak, petani di Desa Buku diharapkan dapat bangkit dari dampak gagal panen dan kembali meningkatkan produksi, sekaligus memperkuat ketahanan pangan di Kabupaten Polewali Mandar dan Provinsi Sulawesi Barat secara keseluruhan. (*/wu)












