“ASN harus menjadi contoh dalam etos kerja, disiplin, dan pelayanan publik. Pengabdian kita hari ini adalah wujud perjuangan masa kini,” tegasnya.
Peringatan Hari Pahlawan tahun ini juga diisi dengan upacara resmi yang dipimpin oleh Gubernur Sulbar, Suhardi Duka, dan dihadiri oleh jajaran Forkopimda, TNI-Polri, ASN, pelajar, serta organisasi masyarakat. Upacara berlangsung khidmat dengan pengibaran bendera Merah Putih dan pembacaan pesan-pesan pahlawan nasional yang menggugah semangat persatuan dan cinta tanah air.
Dalam amanahnya, Gubernur Suhardi Duka (SDK) menyampaikan tiga nilai utama yang dapat diteladani dari perjuangan para pahlawan bangsa.
“Pertama, sabar dalam menghadapi segala tantangan demi cita-cita kemerdekaan.
Kedua, semangat untuk menomorsatukan kepentingan bangsa di atas kepentingan pribadi.
Ketiga, memiliki pandangan jauh ke depan demi kemakmuran generasi mendatang,” ujar SDK.
Ia menegaskan, tiga nilai tersebut harus menjadi pegangan bagi ASN dan generasi muda agar semangat kepahlawanan tetap hidup di tengah perubahan zaman.
“Dengan kesabaran, semangat kebangsaan, dan visi ke depan, kita bisa melanjutkan perjuangan para pahlawan menuju Indonesia yang lebih maju dan sejahtera,” pungkasnya.
Peringatan Hari Pahlawan ke-80 tahun ini mengusung tema “Terus Bergerak Melanjutkan Perjuangan”, yang mengandung pesan agar seluruh elemen bangsa terus berkarya dan berkontribusi untuk kemajuan Indonesia.
Wakil Gubernur Salim S. Mengga berharap, semangat Hari Pahlawan menjadi pengingat bagi generasi penerusbahwa kemerdekaan hari ini adalah hasil perjuangan panjang para pahlawan, dan tugas bangsa kini adalah melanjutkan perjuangan itu melalui kerja nyata, integritas, dan kebersamaan. (*/wu)












