Gubernur Suhardi Duka menyatakan bahwa proyek ini merupakan bagian dari visi pembangunan Sulbar 2026 yang menekankan ketangguhan bencana sebagai fondasi bagi pertumbuhan ekonomi dan sosial. Ia mengungkapkan bahwa kolaborasi dengan mitra internasional, seperti JICA, sangat penting dalam meningkatkan kesiapsiagaan daerah terhadap bencana alam.
Proyek demonstrasi sistem seismometer ini diproyeksikan sebagai model percontohan sistem peringatan dini yang lebih responsif dan akurat. Dengan harapan bahwa melalui integrasi sistem ini, kesiapsiagaan masyarakat terhadap bencana dapat meningkat secara signifikan, proyek ini bertujuan memberikan rasa aman bagi seluruh masyarakat Sulbar.
“Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat berharap proyek ini dapat menjadi langkah awal menuju keberlanjutan pembangunan di Bumi Manakarra, dengan kesiapsiagaan masyarakat yang lebih baik terhadap ancaman gempa dan bencana lainnya,” tutup Gubernur Suhardi Duka. (*/wu)












