“Kita bukan hanya bekerja, tapi harus berkinerja. Ada outcome yang jelas dan tujuan organisasi yang ingin dicapai. Budaya kerja yang reliable dan terencana menjadi kunci,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Bidang Kinerja dan Penghargaan BKD Sulbar, Hidayah Andi Arif, berharap sosialisasi fitur ini dapat menjangkau seluruh ASN di Sulawesi Barat secara merata. Menurutnya, penyamaan persepsi dan pemahaman menjadi langkah awal untuk meminimalkan disparitas pengetahuan antarpegawai.
Hal ini juga sejalan dengan arahan Gubernur Sulbar Suhardi Duka dalam meningkatkan kualitas SDM Aparatur di lingkup Pemprov Sulbar, yang merupakan bagian dari implementasi Panca Daya, khususnya dalam membangun sumber daya manusia yang unggul dan berkarakter.
“Ke depan, pembinaan kinerja akan jauh lebih mudah karena sudah dibantu sistem. Kuncinya ada pada konsistensi pengisian dan komitmen bersama,” ujar Hidayah.
Dengan rencana penerapan fitur kinerja harian ini, Sulawesi Barat menegaskan kesiapannya memperkuat tata kelola ASN berbasis digital sekaligus mempercepat terwujudnya birokrasi yang akuntabel, transparan, dan berkinerja tinggi. Transformasi ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas pelayanan publik secara signifikan. (*/wu)












