Ridwan menekankan bahwa keaktifan dalam publikasi digital ini juga berkontribusi pada penilaian kinerja, termasuk dalam hal Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP).
Oleh karena itu, optimalisasi pengelolaan website dan media sosial OPD bukan hanya penting untuk SPBE, tetapi juga berpengaruh pada kualitas pelayanan publik. “Website dan media sosial resmi OPD adalah wajah pemerintah di ruang digital. Jika dikelola dengan baik, dampaknya akan sangat besar terhadap peningkatan kepercayaan publik,” tambahnya.
KominfoSS Sulbar memastikan bahwa evaluasi akan terus dilakukan secara berkala dan disertai dengan koordinasi serta pembinaan kepada OPD untuk menjaga konsistensi dan kualitas konten informasi yang dipublikasikan.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen Pemprov Sulbar dalam memperkuat implementasi SPBE dan mendukung tata kelola pemerintahan yang lebih efektif, transparan, dan berbasis kinerja.
(*/wu)












