MAMUJU TENGAH, Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sulawesi Barat melakukan validasi lapangan terhadap warga yang belum menikmati layanan listrik di Desa Pangalloang, Kecamatan Topoyo, Kabupaten Mamuju Tengah, Jumat (13/2/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan program listrik gratis tahun 2026 agar tepat sasaran.
Koordinasi dipimpin Kepala Bidang Ketenagalistrikan ESDM Sulbar, Qamaruddin Kamil, bersama Kepala Desa Pangalloang, Herman, guna memastikan jumlah warga yang belum teraliri listrik dari PT PLN (Persero).
“Kegiatan ini bertujuan memastikan data warga yang belum berlistrik PLN agar program bantuan dapat tepat sasaran,” ujar Qamaruddin.
Dalam proses validasi, tim ESDM turut didampingi pejabat fungsional Inspektur Ketenagalistrikan serta operator bidang terkait. Selain itu, koordinasi juga dilakukan dengan Manager PLN UP3 Mamuju dan staf PLN ULP Pasangkayu untuk memastikan kesiapan jaringan serta ketersediaan daya bagi calon penerima bantuan.
Pendampingan dari pihak PLN bertujuan memastikan rumah warga yang diusulkan telah terjangkau jaringan listrik dan memungkinkan untuk dilakukan penyambungan.
Kepala Dinas ESDM Sulawesi Barat, Bujaeramy Hassan, menegaskan bahwa program listrik gratis 2026 sejalan dengan misi Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, bersama Wakil Gubernur Sulawesi Barat, Salim S. Mengga, dalam upaya menurunkan angka kemiskinan melalui peningkatan akses layanan dasar bagi masyarakat.
Melalui koordinasi dan validasi ini, Pemprov Sulbar berharap program listrik gratis 2026 dapat berjalan efektif, tepat sasaran, dan memberi manfaat nyata bagi warga yang selama ini belum menikmati akses listrik. (*/wu)








