Mamuju, Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DKPPKB) Provinsi Sulawesi Barat memastikan pelayanan publik tetap berjalan optimal selama Ramadan 1447 Hijriah. Komitmen tersebut ditegaskan usai jajaran DKPPKB mengikuti apel virtual yang dipimpin Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, Rabu (18/2/2026).
Apel virtual menjadi momentum konsolidasi untuk memperkuat disiplin dan produktivitas aparatur sipil negara (ASN), khususnya dalam menghadapi penyesuaian jam kerja selama bulan suci Ramadan. Jajaran DKPPKB Sulbar mengikuti kegiatan secara terpusat di Aula Ammana Wewang, dipimpin langsung Kepala DKPPKB Sulbar, Nursyamsi Rahim.
Dalam arahannya, Gubernur menekankan agar penyesuaian jam kerja tidak mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat. Profesionalitas dan produktivitas ASN harus tetap terjaga, termasuk pengaturan bagi PPPK dan PPPK paruh waktu sesuai kebutuhan masing-masing OPD.
Menindaklanjuti arahan tersebut, DKPPKB Sulbar menetapkan penyesuaian jam kerja bagi perangkat daerah dengan lima hari kerja, yakni pukul 08.00 hingga 15.00 WITA pada Senin hingga Kamis, serta pukul 08.00 hingga 15.30 WITA pada Jumat.
Kepala DKPPKB Sulbar, Nursyamsi Rahim, menegaskan bahwa komitmen pelayanan tidak boleh surut meski terdapat pengaturan jam kerja.
“Meski ada penyesuaian selama Ramadan, kami tetap berkomitmen memberikan pelayanan publik yang optimal, profesional, dan responsif. Layanan kesehatan, pengendalian penduduk, serta keluarga berencana tetap menjadi prioritas utama,” ujarnya.
Ratusan pegawai DKPPKB tampak mengikuti apel dengan penuh semangat dan khidmat. Hal tersebut mencerminkan soliditas dan kesiapan institusi dalam menjaga keberlanjutan layanan kepada masyarakat.
Dengan semangat kebersamaan dan disiplin, DKPPKB Sulawesi Barat menegaskan kesiapan menjaga produktivitas kerja sekaligus menghadirkan layanan terbaik sepanjang Ramadan 1447 Hijriah. (*/wu)




