Mamuju – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Barat memperkuat sinergi dengan Lembaga Penyiaran Publik TVRI Stasiun Sulawesi Barat dalam upaya penyebarluasan informasi dan edukasi mitigasi bencana kepada masyarakat.
Sinergi tersebut dibahas dalam kunjungan resmi Kepala TVRI Stasiun Sulawesi Barat, Mahyar Jamal, bersama rombongan ke Kantor BPBD Sulbar, yang diterima langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD Sulbar, Muhammad Yasir Fattah, di ruang kerjanya, Rabu (21/1/2026).
Pertemuan ini bertujuan memperkuat kolaborasi antara pemerintah daerah dan media penyiaran publik dalam meningkatkan literasi kebencanaan masyarakat Sulawesi Barat, yang dikenal sebagai wilayah dengan potensi risiko bencana yang cukup tinggi.
Kepala Pelaksana BPBD Sulbar Muhammad Yasir Fattah menyampaikan bahwa kerja sama dengan TVRI merupakan langkah strategis dalam mendukung arahan Gubernur Sulawesi Barat Suhardi Duka, agar informasi kebencanaan dapat disampaikan secara luas, cepat, dan mudah dipahami oleh seluruh lapisan masyarakat.
“Sulawesi Barat memiliki tingkat kerawanan bencana yang cukup tinggi. Karena itu, edukasi dan informasi mitigasi harus dilakukan secara berkelanjutan. Media publik seperti TVRI memiliki peran penting dalam membangun kesadaran dan kesiapsiagaan masyarakat,” ujar Yasir Fattah.
Ia menegaskan, BPBD Sulbar siap membuka ruang kerja sama dengan TVRI dalam berbagai bentuk, mulai dari penyiaran informasi peringatan dini, edukasi mitigasi bencana, simulasi kebencanaan, hingga program-program yang mendorong terbentuknya masyarakat dan keluarga tangguh bencana.
Melalui sinergi ini, diharapkan pesan-pesan kebencanaan dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas dan efektif, sehingga mampu meningkatkan kesiapsiagaan serta meminimalkan risiko dan dampak bencana di Sulawesi Barat. (*/wu)












