Namun, mereka berharap agar harga layanan dapat dinegosiasikan langsung dengan penyedia, dengan bantuan Dinas KominfoSS Sulbar.
Menanggapi hal ini, Kepala Dinas KominfoSS Sulbar, Ridwan Djafar, menyambut baik komitmen SMAN 2 Topoyo. Ia menegaskan bahwa tujuan utama dari program SULBAR Digital bukan hanya pemasangan perangkat, melainkan memastikan pemanfaatan jangka panjang yang berkelanjutan.
“Kami siap memfasilitasi komunikasi antara sekolah dan penyedia layanan agar skema keberlanjutan berjalan baik. Infrastruktur yang sudah terpasang harus terus dimanfaatkan untuk mendukung kualitas pendidikan,” ujarnya.
Program SULBAR Digital merupakan bagian dari visi transformasi digital yang digagas oleh Gubernur Sulawesi Barat, Suhardi Duka, dan Wakil Gubernur Salim S. Mengga. Di SMAN 2 Topoyo, konektivitas bukan lagi sekadar fasilitas tambahan, melainkan fondasi penting dalam mendukung pembelajaran dan tata kelola sekolah di era digital. (*/wu)








